muzeyyen salik

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental: Mengapa, Faktor, Dampak & Cara Menghadapinya

Pentingnya menjaga kesehatan mental
Sumber gambar: karya microgren dari getty images

Halo salam kenal sebut saja saya Senja. Luangkan waktumu untuk membaca kisah Senja dalam berjuang melawan Mental Health. Menjadi sosok Senja tidaklah sangat mudah. Terlebih Senja telah mengalami berbagai tragedi yang dramatis. Lalu bagaimana selengkapnya kisah Senja?

Senja kini sudah dewasa, tapi tidak semua orang tahu di masa pertumbuhan Senja mengalami beberapa peristiwa yang membuat kondisi kesehatan mental Senja sudah mulai terganggu. Senja bisa melakukan aktivitas tapi dia harus berperang dengan perasaan-perasaan dan batinnya. Senja hidup di sebuah lingkungan yang bisa dikatakan sudah memasuki kategori yang tidak sehat. 

Lingkungan yang seharusnya bisa membawa Senja menjalani masa-masa yang indah kini menyisakan luka yang mendalam. Sewaktu kecil Senja diberi kebebasan bermain dan melakukan aktivitas seperti anak kecil seusianya. Tapi sungguh malang nasib Senja, dia di lecehkan bahkan direnggut mahkotanya oleh orang-orang yang sama sekali tidak mempunyai akal pikiran dan hati nurani. Terlebih setelah ditelusuri pelaku adalah orang-orang terdekat Senja. Orang-orang yang seharusnya ikut andil menjaga dia sewaktu kecil. Bertahun-tahun Senja menyembunyikan ini semua. Mungkin Senja butuh waktu untuk meluapkan isi hatinya. Atau mungkin Senja sudah tidak ingin mengingat kejadian beberapa waktu silam lamanya yang membuat trauma yang mendalam dan mengganggu kesehatan mental. Dari kisah Senja, mari kita bahas pentingnya menjaga kesehatan Mental. 

Mengapa Kita Penting Menjaga Kesehatan Mental

Kesehatan mental merupakan suatu keadaan di mana kita merasakan kenyamanan, ketenteraman lahir maupun batin. Menjalani hidup dengan lingkungan yang tidak sehat tentu sangat tidak mudah. Tetapi kita juga dituntut untuk dapat bersosialisasi dengan baik ke masyarakat. Kondisi ini secara tidak kita sadari dapat mempengaruhi kondisi kesehatan mental kita dari berbagai faktor.

Menilik banyaknya kasus gangguan kesehatan mental di sekitar kita, ini seharusnya menjadi koreksi besar kita semua untuk saling menjaga dan membangun kesehatan mental. Kondisi mental yang baik akan sangat mempengaruhi kualitas hidup serta kondisi fisik penderitanya. Seseorang dengan kondisi mental yang terjaga, akan lebih sejahtera hidupnya. Berbeda dengan kondisi seseorang yang sudah terkena gangguan kesehatan mental. Karena bagaimanapun seseorang dengan gangguan kesehatan mental tidak akan bisa bekerja dengan baik. Oleh karena itu kita semua perlu menjaga kesehatan mental agar menjadi manusia yang lebih produktif lagi.

Menjaga kesehatan fisik sama pentingnya dengan menjaga kesehatan mental. Sebenarnya  gangguan kesehatan mental merupakan suatu kondisi yang umum terjadi. Sama halnya jika fisik kita terkena penyakit, gangguan kesehatan mental juga sangat perlu diatasi, agar tidak mengganggu kualitas hidup pengidapnya.

Menurut saya sendiri kesehatan mental adalah kunci dari kesuksesan hidup kita. Kıta dapat memonitor dengan baik semuanya atas kendali kita. Beda jika kita sudah terkena gangguan kesehatan mental, orang lainlah yang akan mengendalikan kita. Itu karena kita dianggap sudah tidak mampu atau berkompeten dalam melakukan suatu pekerjaan atau bahkan mungkin sudah dicap sebagai orang dengan gangguan kejiwaan.

Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi Kesehatan Mental

Faktor yang mempengaruhi kesehatan mental
Sumber gambar: karya microgren dari getty images

Gangguan kesehatan itu sendiri dapat terjadi karena beberapa faktor seperti faktor lingkungan, faktor keturunan, dan faktor kesehatan. Faktor lingkungan bisa disebabkan karena adanya trauma, depresi yang mendalam karena adanya pelecehan, mengalami perasaan buruk yang tidak bisa di lupakan, bahkan menjadi korban bullying. Faktor kesehatan bisa disebabkan karena penggunaan obat-obatan terlarang , mengkomsunsi alkohol bahkan racun. Sedangkan faktor keturunan adanya riwayat yang diturunkan dari keluarga itu sendiri.

Di Indonesia sendiri ada beberapa penyebab yang membuat bertambahnya penderita gangguan kesehatan mental yang disebabkan oleh tidak adanya peluang pekerjaan. Yang membuat sebagian orang menjadi stres berkepanjangan dan sudah tidak mampu lagi untuk mengendalikan semua perasaan dan pikirannya.

Ada juga beberapa kasus dalam hal percintaan dan rumah tangga, kurangnya keharmonisan, di tinggal pasangan, maupun KDRT yang menyebabkan gangguan kesehatan mental. Oleh karena itu love language quality time juga sangat penting untuk menjaga keharmonisan rumah tangga dan hubungan bersama pasangan.

Apa Dampak Dari Menurunnya Kesehatan Mental

Dampak menurunnya kesehatan mental
Sumber gambar: karya microgren dari getty images

Kesehatan mental terjadi karena adanya gangguan pada cara berpikir, bertindak, dan merasakan sesuatu, serta cara memandang segala sesuatu dalam kehidupan. Sehingga ini dapat memberikan dampak yang besar dalam kehidupan sehari-hari pengidapnya.

Kesehatan mental juga sangat mempengaruhi kesehatan fisik. Seseorang dengan gangguan kesehatan mental sering tidak memperdulikan  kondisi dirinya sendiri. Perubahan berat badan, bahkan raut muka dan pandangan mata juga akan terlihat.

Orang dengan kesehatan mental yang menurun tidak bisa bekerja dengan baik. Itulah sebabnya orang dengan gangguan kesehatan mental sering mengeluhkan gejala yang mengganggu kehidupan dan pekerjaan mereka, karena konsentrasinya buyar.

Inı dikarenakan adanya perubahan suasana hati, kepribadian, kebiasaan, dan penarikan diri dari lingkungan sosial. Bahkan di antara kasus ODGJ di sekitar kita yang malah diasingkan oleh keluarga atau masyarakat. Dampak yang paling menyiksa adalah adanya status yang melekat pada penderitanya sebagai pengidap gangguan kesehatan mental. Terlebih setelah penderita sembuh dari penyakit ini penderita tetap akan menyandangkan status itu. Yang tentunya tidak mudah juga menghapus status itu dari diri penderita. Dampak lain, penderita akan menjadi korban bullying dan dipandang sebelah mata.

Ada beberapa jenis gangguan kesehatan mental. Beberapa yang umum terjadi adalah depresi, gangguan bipolar, gangguan kecemasan, PTSD, OCD, dan psikosis. Ada jenis gangguan kesehatan mental yang hanya terjadi pada suatu kelompok orang, misalnya postpartum depression yang hanya terjadi pada wanita setelah melahirkan.

Maka dari itu kita perlu mengenali apa saja ciri-ciri dari gangguan kesehatan mental yang akan saya bahas selanjutnya.

Ciri-Ciri Dari Gangguan Kesehatan Mental

Berikut merupakan beberapa gejala umum sebagai ciri-ciri seseorang mengalami gangguan kesehatan mental yang dapat dilihat dari individu itu sendiri;
  • Badan terasa lelah berkepanjangan, tidak berenergi, dan mengalami masalah tidur. Merasa tidak bersemangat, bahkan kita mengalami masalah tidur seperti tidak bisa tidur awal dan tepat waktu. Ini menjadi ciri pertama seseorang mengalami gangguan mental.
  • Mempunyai perasaan sedih yang tidak jelas dan tanpa sebab. Mood seketika berubah gampang sedih yang tidak diketahui penyebabnya, bisa jadi kalian terkena gangguan kesehatan mental.
  • Tidak peduli dengan lingkungan sekitar atau mati rasa. Seseorang yang mengalami gangguan mental tidak akan ada lagi rasa  peduli dengan lingkungan sekitar.
  • Perasaan yang selalu ingin marah dan menjadi sangat sensitive. Inilah salah satu ciri yang paling menonjol jika kita mengalami gangguan mental.
  • Mempunyai perasaan bingung, khawatir dan takut atau selalu merasa bersalah. Jangan kaget jika ini juga merupakan ciri dari gangguan kesehatan mental. 
  • Adanya perasaan putus asa dan tidak berdaya. 
  • Mengalami delusi, paranoid atau halusinasi. Pikiran akan dipenuhi halusinasi dan bayang-bayang.
  • Sulit berkonsentrasi, karena semua pikiran tidak terfokus.
  • Mengalami perubahan suasana hati secara drastis.
  • Cenderung menarik diri dari lingkungan sosial. Seseorang dengan gangguan kesehatan mental akan cenderung mengunci diri.
  • Tidak mampu mengatasi rasa stres atau masalah sehari-hari.
  • Memiliki pikiran untuk bunuh diri. Yang paling ekstrim dari ciri seorang yang mengalami gangguan kesehatan mental adalah adanya dorongan untuk mengakhiri hidup.

Nah jika kalian semua merasa mempunyai gejala atau ciri-ciri seperti di atas, kemungkinan besar kalian sudah terkena gangguan kesehatan mental.

Bagaimana Cara Menjaga Mental Health

Cara menjaga mental health
Sumber gambar: karya microgren dari getty images

Apakah gangguan kesehatan mental dapat disembuhkan? Iya, gangguan kesehatan mental sama seperti halnya dengan kesehatan fisik yang bisa disembuhkan. Salah satu caranya adalah dengan pergi atau berkonsultasi dengan psikolog.

Tetapi alangkah baiknya kita menjaga kesehatan mental yang bisa dimulai dari diri sendiri.  Di sini peran orang tua sangatlah besar serta kondisi lingkungan yang harus mendukung. Karena kesehatan mental terbentuk sejak kecil. Jika kita ingin kesehatan mental kita baik, kita harus memastikan lingkungan tempat tinggal kita adalah lingkungan yang sehat. 

Kembali ke kisah Senja, yang cukup berhasil melawan mental health. Apa yang dilakukan Senja selama bertahun-tahun. Luka lamanya memang tidak 100% hilang, tapi dia berhasil mengolah mental health yang lebih baik. Senja berusaha mengolah pikiran positif agar hasilnya juga positif. Kadang dia mengunci dirinya hanya untuk sekedar menenangkan diri. Dia tidak melepaskan amarah dan kekecewaannya dengan pergi ke tempat-tempat yang tidak bermanfaat. Yang dia lakukan, melakukan hal-hal positif dan bergabung dengan beberapa komunitas yang mampu mengupgrade pribadi menjadi berkualitas. Pesan Senja untuk semua yang paling penting semua ujian dan takdir adalah campur tangan Tuhan. Tidak akan ada yang bisa membantu seseorang keluar dari masalahnya kecuali Tuhan. Kini Senja melanjutkan hidupnya, dia telah memutuskan untuk pergi dan tinggal di lingkungan yang baru.

Jika kalian merasa seperti Senja, kalian bisa bergabung bersama #1 Indonesia Mental Awareness Portal untuk mendapatkan dukungan beserta informasi terkait kesehatan mental. Selain itu kalian juga dapat mengakses informasi menarik lainnya mengenai kesehatan mental dengan mengunjungi Blog Dear Senja.

Salam hangat dari penulis, untuk kalian semua.
Sumber dari:
Personal Journey Senja (Nama Samaran)
#DearSenjaBlogCompetition






.














Müzeyyen Salik
Seorang ibu rumah tangga yang menyukai kerajinan tangan, belajar hal baru, dan pantang menyerah.

Related Posts

8 komentar

  1. Kesehatan mental memang perlu menjadi perhatian bagi setiap orang ya. Saat tidak diperhatikan, dampaknya begitu luas bagi seseorang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener dan kadang lingkungan dan sekitar kurang menyadari.

      Hapus
  2. Ciri-ciri gangguan kesehatan mental banyak banget ya. Harus kenali jika sudah ada tanda-tandanya agar bisa ditangani dengan cepat. Untuk Senja, semoga terus berkarya dan mengupgrade diri ya, Senja hebat!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebanyakan seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental tidak menyadari ini yang menjadi bahaya

      Hapus
  3. kesehatan mental memang penting banget, tetapi belum banyak orang yang menyadarinya
    rangkul mereka, kadang meeka hanya butuh untuk didengarkan

    BalasHapus
  4. Banyak kejadian orang yang seharusnya menjadi pelindung masa depan malah menjadi perusak masa depan. Beruntung Senja sudah berhasil bangkit dari keterpurukannya. Semoga Senja-Senja lain yang sedang berjuang melawan keterpurukan dan mental health nya dapat segera bangkit lagi.

    BalasHapus
  5. Kesehatan mental mulai populer sejak org-org sering ngomong 'alah gitu doang baper, aku malah lebih parah dari itu'. Akhirnya jd banyak org yg memendam masalah sendiri dan takut berbagi. Karena ia merasa ia berlebihan jika terlalu baper.

    BalasHapus
  6. Sekarang sudah banyak orang yang paham dan peduli mental health ini ya. Saya pribadi masih belajar buat diri sendiri dan orang-orang terdekat

    BalasHapus

Posting Komentar