Muzeyyen Salik Banner

Nastar in Turkey: Resep Praktis Satu Adonan Untuk Berbagai Kue Lebaran

Nastar Cantik Enak Dan Memprul

Sudah hampir 10 tahun aku tinggal di Turki. Aku sudah mulai terbiasa dengan perbedaan budaya yang ada di sini, makanan, bahasa, bahkan cara hidup.

Ada satu hal yang membuat aku betah tinggal di sini sekarang. Aku bebas membuat atau menaruh apapun agar rumah terasa “Indonesia banget”.

Seperti contohnya aku harus stock bumbu-bumbu aromatik khas Indonesia. Aku bisa memasak sambel terasi dengan aroma khas yang menusuk hidung.

Aku bisa menggoreng ikan asin, membuat jajanan dan makanan-makanan Indonesia lainya.

Bahkan disetiap Hari Raya, aku selalu menyempatkan untuk membuat Opor Ayam dan Sambal Goreng Ati Ampela. 

Tapi ada satu yang biasanya terlewatkan, kue lebaran. Itu karena aku merasa kurang ahli dalam percookiesan. Disamping itu alat tempurku membuat cookies juga tidak lengkap.

Apalagi di Turki, mencari bahan-bahan yang diperlukan itu susah. Ini semua mengurungkan niatku untuk membuat kue lebaran. 

Tapi tahun ini agak sedikit beda, awalnya aku tidak kepikiran membuat kue lebaran, terutama nastar. Cuma nastar-nastar ini banyak bersliweran di sosial media. 

Yang membuat aku tertarik untuk membuatnya. Dan waktu aku scroll video munculah salah satu video membuat kue lebaran dengan satu bahan.

Setelah aku lihat bahan-bahannya ternyata stocknya ada di rumah, cuma kurangnya selai nanas sama keju.

Aku langsung request ke suamiku untuk membeli nanas. Untuk keju aku lebih baik beli sendiri. Karena keju di Turki itu kebanyakan teksturnya seperti keju Mozarella, kalo dipanggang akan meleleh. 

Karena resep adonan ini akan aku buat kastengel juga, aku harus nemuin keju yang tepat. Nah alternatifnya bisa gunain keju Edam, Parmesan, atau Tulum peynir (peynir ini keju ya). 

Tulum peynir ini adalah keju yang dibuat secara tradisional Turki yang terbuat dari susu kambing atau domba, dimatangkan dalam kulit hewan (tulum) selama minimal 3 bulan, dengan hasil tekstur renyah, berlemak, dan aroma kuat. 

Rasa dari keju ini lebih gurih dengan aroma yang tajam. Waktu aku pergi ke market aku liat satu-persatu dan rata-rata sama, yang banyak keju lumer saat dipanggang.

Karena keju Edam dan Parmesan nggak ada, tersisa Tulum Peynir. Aku lihat di rak pajangan satu-persatu dan hampir pulang. Eee, dan aku lihat ada Tulum Peynir, dan akhirnya aku membeli keju jenis ini. 

Lucunya, selama hampir 10 tahun di sini… aku belum pernah bikin nastar sendiri. Karena aku merasa aku ngga ahli dibidang baking. 

Hasil Nastar Cantik Mumprul 
Proses Pemanggangan Nastar

Pas nastarnya matang dan aku keluarkan dari oven, aku langsung perhatikan satu-satu.

Iiih, warnanya bagus, bentuk rapi bahkan nga pecah. Olesan telur di atasanya juga cantik ngebuat nastarku jadi glowing maksimal. Dan waktu aku coba…

Hmmm, nga espek banget bakal seenak ini, nastarnya lembut teksturnya mumprul. Rasa selai nanasnya pas manis tapi tetap ada rasa asem-asemnya gitu. 

Selama ini aku underestimated sama diri sendiri dan ternyata aku bisa membuat nastar dan kue-kue lebaran lainnya. 

Tapi mungkin karena ini frist time aku membuat cookies memang agak ribet dan lama. Mungkin karena aku juga tipe orang yang kurang sat set kali ya.

Yang Lebih Menarik: Satu Adonan Bisa Jadi Banyak Cookies
Berbagai macam kue lebaran

Hal yang paling aku suka dari resep ini, ternyata bukan cuma bisa buat nastar.

Dari satu adonan yang sama, aku bisa bikin, kastengel, putri salju, choco cookies. 

Jadi nggak perlu ribet bikin adonan beda-beda. Sebagai ibu-ibu yang waktunya terbatas, ini sangat membantu.

Lebih praktis, lebih hemat waktu, tapi tetap bisa bikin macam-macam kue.

Resep Simple Cookies Indo in Turkey 

Untuk kalian yang kangen juga nastar atau cookies Indonesia lainnya, kalian bisa recook resep berikut ini ya. 

Bahan:
  • 500 gr margarine
  • 250 gr butter (tereyağı)
  • 250 gr gula halus
  • 4 butir kuning telur
  • 3 sdm susu bubuk
  • 100 gr tepung maizena
  • 2 sachet vanili bubuk
  • 1 kg tepung terigu protein rendah
Bahan Isian:
  • 1 buah nanas
  • 110 gula pasir
  • 1 batang kayu manis
  • 3 buah cengkeh
  • Sejumput garam

Olesan:
  • 4 kuning telur
  • Sedikit Minyak
  • Pewarna Kuning (Opsional)

Cara Membuat:

Campur margarin, butter dan gula halus, dengan mixer atau bisa aduk sampai rata.

Masukkan kuning telur, susu bubuk, tepung maizena, vanili mixer sampai rata.

Tambahkan tepung sedikit demi sedikit uleni dengan tangan. Uleni sampai adonan bisa dipulung dan kalis. Bagi adonan menjadi empat atau lebih sesuai keinginan untuk membuat beraneka macam kue.

Untuk adonan nastar takar adonan dengan sendok takar ukuran 10gr agar ukuran sama dan bulatkan. 

Membuat Isian:
Kupas nanas, cuci bersih dan potong menjadi empat bagian, kemudian parut. 

Siapkan wajan panaskan dan masukkan nanas yang sudah diparut. Tunggu sampai akhirnya agak menyusut dan tekstur mengental. 

Tambahkan kayu manis, cengkeh, gula, dan sejumput garam. 

Masak sampai mengental dan berwarna coklat kuning keemasan. Jika sudah angkat, biarkan dingin. 

Kemudian bentuk selai nanas benjadi bola-bola kecil. Takar sekali dengan sendok takar 5gr agar besar selai sama. 

Membuat Nastar
Adonan nastar dan selai

Untuk membuat nastar ambil adonan untuk nastar tadi pipihkan. Isi selai nanas yang di bentuk tadi, kemudian bulatkan adonan.

Siapakan loyang yang sudah diolesi margarin atau kertas minyak. Tata nastar yang sudah dibentuk di atas loyang dan beri jarak. 

Lakukan sampai adonan habis. 

Membuat Putri Salju

Untuk membuat putri salju sendiri kita hanya perlu membentuk adonan menjadi bulan sabit menggunakan cetakan adonan kue.

Berhubung aku nga punya, jadi kue putri saljuku aku bentuk bulat biasa.

Hanya saja setelah selesai proses pemanggangan taburi dengan gula halus.

Membuat Choco Cookies

Untuk membuat choco cookies, kalian bisa tambahkan coklat powder di dalam adonan. 

Kemudian uleni sampai adonan tercampur rata. Usahakan jangan terlalu lama menguleni adonan karena akan membuat adonan lumer.

Kemudian bulatkan dan pipihkan adonan beri beberapa butiran coklat.

Membuat Kastengel

Karena basic resep adonan ini adalah manis bukan bearti tidak bisa untuk membuat kastengel. 

Kita tetap bisa jadi membuat kastengel tapi perlu menambahkan secukupnya garam agar rasanya pas. 

Selain itu tetap sama harus ditambahkan keju untuk mendapatkan cita rasa yang khas dari kastengel. 

Jangan terlalu lama menguleni karena adonan bisa lumer. Resep ini untuk kalian yang nga mau ribet ya. 

Tapi jika kalian mau buat adonan sendiri untuk kastengelnya mungkin ini akan jauh lebih baik. Jadi pilihan tergantung masing-masing ya. 

Ratakan adonan potong memanjang dengan pisau Tata di atas loyang.

Cara Memanggang
Nastar yang siap dipanggang

Panaskan oven suhu 160°C tunggu sampai oven panas. Masukkan adonan yang sudah ditata di atas loyang. 

Panggang di suhu 150°C - 160°C sekitar 40 menit. Di menit ke 20, ganti posisi loyang. Yang atas letakkan ke bawah, dan yang bawah letakkan ke atas.

Untuk adonan nastar tunggu sampai dingin baru di olesi dengan kuning telur.  Dan panggang di suhu 100°C selama 10 menit saja menggunakan api atas.

Sementara untuk adonan kastengel, perlakuan sama dengan nastar. Kemudian beri taburan keju di atasnya. Baru panggang dengan suhu 100°C selama kurang lebih 10 menit.

Pelajaran yang Aku Dapat

Dari pengalaman ini, aku jadi sadar satu hal sederhana. Kadang kita terlalu lama menunda sesuatu… bukan karena tidak bisa, tapi karena sudah keburu takut duluan.

Padahal setelah dicoba, ternyata nggak sesulit itu, meskipun mungkin tampak riweuh tapi hasilnya sesuai dengan harapan. 

Sekarang, aku nga khawatir lagi klo mau makan nastar, karena aku sudah bisa membuatnya sendiri meskipun aku di Turki. 

Bukan cuma enak dimakan, tapi juga ada rasa puas karena berhasil bikin sendiri.

Dan yang paling penting, aku jadi nggak takut lagi untuk mencoba hal-hal baru di dapur.

Kalau kamu juga selama ini ngerasa bikin nastar itu susah, coba aja dulu resep nastar dariku. 

Tidak ada yang tidak bisa, semua itu cuma butuh nakit dan kemauan untuk memulai sesuatu.
Müzeyyen Salik
Seorang ibu rumah tangga yang menyukai kerajinan tangan, belajar hal baru, dan pantang menyerah.

Related Posts

Posting Komentar